PEMBAGIAN IDEOLOGY-IDEOLOGY DI DUNIA

PEMBAGIAN IDEOLOGY-IDEOLOGY DI DUNIA
Oleh : M.A.H

Pernahkah anda mendengar kata “kiri” dan “kanan”, atau kata “aliran kiri dan kanan”?. Mungkin yang ada di pikiran kalian kalau mendengar kata tersebut pasti, yang kiri pasti radikal, merusak, anti pemerintahan, dan lain sebagainya, dan kalau mendengar kata kanan pastilah, pro dengan government, tidak merubah tatanan yang sudah ada, menurut dengan adat kebiasaan yang ada dan lain sebagainya.

Tapi marilah kita meneilisik lebih jauh lagi, yang dikatakan dan gaungkan dengan aliran kiri itu apa dan cara pandang yang bagaimanakah yang masuk dalam domain tersebut. Dan yang dikatakan aliran kanan itu yang bagaimanakah, dan cara pandang yang bagaimanakah yang dimasukkan dalam aliran tersebut. 

Katakanlah dunia ini di belah menjadi dua bagian, antara kiri dan kanan, antara aliran kiri dan aliran kanan. Dan yang ditengah-tengah antara keduanya, katakanlah moderat. Ideologi ini diurutkan dari kiri ke kanan, yang termasuk kiri adalah ekstrim kiri, aliran kiri, dan yang di tengah moderat, sedangkan sayap kanan biasanya disebut aliran kanan dan ekstrim kanan.

Yang termasuk dalam ekstrim left (ekstrim kiri) biasa disebut dengan radikal, dan aliran kiri disebut dengan liberal, sedangkan yang ditengah moderat. Sedangkan bagian kanan biasa disebut konserfative dan ekstrim kanan disebut reaksionis. Disebut dengan radikal ekstrim kiri, dikenal karena pengen merubah keadaan dengan drastis, pengen merubah keadaan secara instan dan mendadak, dari hitam ke putih. Karena itulah kelompok-kelompok yang pengen mengubah tatanan sosial secara drastis seperti kelompok teroris biasanya dilabeli dengan kelompok radikal.

Selanjutnya agak lembut sedikit dan sama-sama kirinya, disebut dengan liberal. Perbedaannya dengan yang radikal, ialah kalau liberal pengen merubah tatanan sosial secara perlahan-lahan tidak drastis atau perubahan secara gradual. Dan yang di tengah disebut dengan moderat, kalau moderat dia merubah tatanan sosial dengan sedikit demi sedikit sesuai dengan keadaan zaman dan kondisi lingkungannya.

Aliran kiri ini suka atau identik dengan isu-isu human right (hak asasi manusia), egalitarianism (kesataraan), personal liberty (kebebasan individu), internasionalisme (cara berpikir global). Sedangkan aliran kanan lebih suka dengan tatanan yang sudah ada atau melanggengkan apa yang sudah ada (konservative). Kelompok conservative ini biasanya ditandai dengan kata-kata “biasanya”, “tradisinya”, “patutnya” dan lain sebagainya. Cara berpikir kelompok ini adalah mempertahankan tatanan yang sudah ada di masyarakat, atau menyelamatkan tatanan sosial yang sudah terbentuk sekian lama. 

Selanjutnya yang paling ekstrim dari aliran kanan ini ialah kelompok reaksioner, kelompok yang tidak hanya mempertahankan tatanan yang sudah ada, tetapi juga memimpikan masa lalu yang sudah terjadi. Pengennya merubah tatanan sosial sekarang ini kembali seperti masa lalu. Membayangkan hidup seperti jaman nabi dulu, bukan hanya sekedar mempertahankan tatanan yang sudah ada, meskipun tidak relevan lagi kita harus mengikuti sunnahnya nenek moyang. 

Sedangkan isu-isu yang digaungkan kelompok kanan ini biasanya property right (kepemilikan pribadi), elitisme (kelompok-kelompok elit), otoritarianisme (otoriter), nasionalisme (kebangsaan). Isu-isu tersebut biasanya dihembuskan untuk membungkam aliran kiri. 

Perseteruan antara aliran ini termanifestasikan menjadi idelogi yaitu ideolgi kiri dan kanan. Idelogi kiri yang berpaham dan bebasis sosial, dan yang kanan berbasis pada pribadi. Yang termasuk dengan ideology kiri adalah komunisme, anarkisme (aliran ekstrim kiri) sedangkan aliran kiri yang agak lembut ialah sosialisme. Dan yang berada di tengah (moderat) adalah ideology liberalism.
Selanjutnya aliran kanan ialah konservatisme dan ekstrim kanan adalah fasisme. 

Ideologi kiri ini yang didalamnya termasuk komunisme, lebih menekankan kesetaraan antar manusia, tidak ada kepemilikan pribadi maupun kelompok. Jadi ideology ini menekankan semua adalah milik berasama. 

Sedangkan idelogi kanan, seperti fasisme dan kapitalisme yang teramasuk di situ, lebih menekankan kepemilikan pribadi daripada kelompok. Kelompok kanan ini lebih mengutamakan pribadi dari pada sesamanya. 

Post a Comment

0 Comments